Malang — Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Malang sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ar Rosyid Tour and Travel dan dihadiri oleh seluruh Pengurus Daerah, Badan Pengurus Inti (BPI) Komisariat, serta perwakilan satu bidang internal dan satu bidang eksternal dari masing-masing komisariat se-Malang Raya.
Rapimda I ini dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban sementara kepengurusan PD KAMMI Malang setengah periode kepengurusan berlangsung. Selain itu, agenda ini menjadi forum strategis bagi seluruh komisariat untuk mengevaluasi, menilai, mengkritisi, sekaligus menata ulang arah visi dan misi PD KAMMI Malang agar lebih relevan dan berdampak ke depan.
Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta sejak pukul 07.00 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PD KAMMI Malang. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan rangkaian tilawah Al-Qur’an, pembacaan kredo, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne KAMMI.
Memasuki sesi pertama, forum difokuskan pada evaluasi kinerja daerah melalui laporan seluruh bidang, mulai dari Bidang Perempuan, Media dan Komunikasi, Badan Usaha Pengurus Daerah (BUPD), Kebijakan Publik, Sosial Kemasyarakatan, PSDMS, Binsat, Kaderisasi, hingga BKRT. Setiap laporan menjadi bahan diskusi kritis yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan perumusan rekomendasi jangka pendek maupun jangka panjang bagi PD KAMMI Malang.
Pada siang hari, peserta mengikuti sharing session bersama alumni KAMMI Malang yaitu Ustadz Syaiful Rosyid, S.E., M.Si., yang memberikan penguatan nilai dan orientasi gerakan kader KAMMI dalam menghadapi dinamika kampus dan masyarakat. Setelah itu, agenda berlanjut dengan sesi sosialisasi SOP serta laporan dari KID dan Komander, kemudian dilanjutkan laporan dan diskusi dari masing-masing komisariat, yakni Komisariat UM, Ulul Albab, Brawijaya, dan UMM.
Pada ranah Sosial Kemasyarakatan, forum merekomendasikan ikhtiar bertahap menuju program “1 Komisariat 1 Desa Binaan”, penguatan program Rumah Kami Peduli (RKP), serta pengembangan program berkelanjutan di sekitar kampus. Badan Usaha Pengurus Daerah diarahkan untuk mengembangkan Kammirema Preneur secara berkelanjutan, mengeksplorasi fasilitas dari Bakesbangpol, serta tetap menjaga idealisme gerakan dalam setiap peluang pendanaan.
Adapun Bidang Bina Komisariat menekankan pentingnya penyusunan roadmap dakwah kampus berbasis kearifan lokal Malang, pembentukan tim ad hoc percepatan reaktivasi komisariat yang lemah, serta pelibatan seluruh elemen PD, komisariat, dan alumni dalam proses tersebut.
Melalui Rapimda I ini, PD KAMMI Malang menegaskan komitmennya untuk menjadikan evaluasi sebagai pijakan perbaikan, sekaligus memperkuat sinergi gerakan demi terwujudnya KAMMI Malang yang lebih progresif, terarah, dan berdampak bagi umat dan bangsa.






